SAKRAMEN TOBAT SEBAGAI SAKRAMEN PENYEMBUHAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PENGHAYATAN IMAN UMAT OLEH BERMAN MANULLANG.S.Ag BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penulisan Dalam dekade tahun terakhir ini, penghayatan umat terhadap Sakramen Tobat begitu pudar seiring dengan perkembangan zaman yang mempengaruhi pola pemikiran yang berdampak juga pada tingkah laku umat. Semakin hari, semakin sedikit umat yang menerima Sakramen Tobat. Anehnya jumlah umat yang menerima komuni kudus tetap saja banyak. Agaknya, banyak umat menyambut komuni tanpa perlu merasa mengaku dosa lebih dahulu. Tahun 1973, terbit ritus Sakramen Tobat yang derevisi. Dalam ritus baru ini terdapat beberapa ide baru yang berguna. Di antaranya adalah kemungkinan dimasukannnya doa spontan dalam pengakuan dosa. Dalam bagian ini, tidak hanya peniten yang dapat mengucapkan doa tobat secara spontan. Doa spontan yang dapat ditambahkan imam, yang kiranya b...